MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA TENTANG SISTEM PEMERINTAHAN DESA MELALUI PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SDN MEKARSARI 01 TAMBUN SELATAN

Authors

  • Guruh Untung Laksana Universitas Primagraha
  • Hilda Aryani Universitas Primagraha

Abstract

HILDA ARYANI. “Meningkatkan Pemahaman Siswa Tentang Sistem Pemerintahan Desa
Melalui Penerapan Model Cooperative Learning Jigsaw Pada Kelas IV Di SDN Mekarsari 01
Kecamatan Tambun Selatan Kabupaten Bekasi”. Pada siklus I adanya peningkatan hasil belajar
siswa pada pembelajaran PKn menunjukan nilai rata-rata hasil belajar 69, nilai tertinggi 85 (20
siswa yang tuntas) dan nilai terendah 60 (10 siswa yang tidak tuntas) dari 30 siswa. Presentase
ketuntasan belajar secara klasikal adalah 67 % dan dari hasil analisis pengamatan aktivitas
siswa pada Siklus I diperoleh kelompok 1 dengan skor 29 (B), Kelompok 2 dengan skor 32
(B), Kelompok 3 dengan skor 33 (A), Kelompok 4 dengan skor 30 (A), dan Kelompok 5 dengan
skor 34 (A). Hal ini dikarenakan sebagian besar siswa masih merasa kesulitan dalam
memahami materi tentang globalisasi dan aktivitas siswa dalam pembelajaran belum
maksimal. Berdasarkan hasil penelitian hasil siklus II yang menunjukan nilai rata-rata hasil
belajar 77,5 dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 65, presentasi ketuntasan belajar secara
klasikal 73 %. Hal ini dikarenakan siswa sudah mampu memahami materi pelajaran yang
diberikan oleh guru dan dilihat dari keaktifan siswa di dalam pembelajaran.Hasil dari
pengamatan siswa dalam kelompok, kelompok 1 dengan skor 29 (B), Kelompok 2 dengan skor
32 (B), Kelompok 3 dengan skor 33 (A), Kelompok 4 dengan skor 30 (A), dan Kelompok 5
dengan skor 34 (A). Hasil penelitian hasil siklus III yang menunjukan nilai rata-rata hasil
belajar 82,6 dengan nilai tertinggi 95 dan nilai terendah 68, presentasi ketuntasan belajar secara
klasikal 87 %. Hal ini dikarenakan siswa sudah mampu memahami materi pelajaran yang
diberikan oleh guru dan dilihat dari keaktifan siswa di dalam pembelajaran. Hasil dari
pengamatan siswa dalam kelompok, kelompok 1 dengan skor 34 (A), Kelompok 2 dengan skor
35 (A), Kelompok 3 dengan skor 34 (A), Kelompok 4 dengan skor 35 (A), dan Kelompok 5
dengan skor 34 (A). Dari hasil pengamatan tersebut siswa sudah aktif dalam berdiskusi dan
mulai memahami hasil diskusi kelompok lain, serta dalam penyampaian pendapat pada saat
presentasi.Berdasarkan hasil pengamatan ketuntasan hasil belajar siklus I 67 %, siklus II 73 %,
dan Siklus III 87 %. Hal ini jelas menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam
pembelajaran PKn materi pemerintahan desa.

Downloads

Published

2021-12-01

Issue

Section

Articles