ATLET PON XX PAPUA: SEBERAPA BESAR KONTRIBUSI POWER OTOT TUNGKAI DAN KELENTUKAN TERHADAP HASIL LUNCUR START RENANG

Authors

  • Elsa Ariestika
  • Hazrina Amni
  • Nugrahani Febrina Sari

Keywords:

hasil luncur, otot tungkai, power

Abstract

Berenang termasuk dalam latihan aerobik yang menunjukkan gerakan yang dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya kontribusi power otot tungkai terhadap hasil luncur start renang, untuk mengetahui besarnya kontribusi kelentukan terhadap luncur start renang dan untuk mengetahui mana yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap hasil luncur start renang PON XX Papua. Metode yang digunakan adalah survey dengan jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan teknik studi korelasional. Sampel yang digunakan adalah 15 atlet dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen dan teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan tes dan pengukuran yang terdiri dari standing board jump untuk mengukur power otot tungkai, sedangkan standing trunk flexion untuk mengukur kelentukan dan hasil luncur start renang menggunakan meteran untuk mengukur jarak terjauh dari tepi kolam hingga berhenti meluncur. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji korelasi ganda. Hasil menunjukkan. 1) Power otot tungkai memberikan kontribusi terhadap hasil luncur start renang sebesar 46,86%. 2) Kelentukan memberikan kontribusi hasil luncur start renang sebesar 28,22%. Dari kedua variabel tersebut dapat disimpulkan bahwa yang memberikan kontribusi terbesar adalah power otot tungkai yaitu 46,86%.

Downloads

Published

2022-07-08

Issue

Section

Articles